Minyak Brent Hentikan Kenaikan Terkait OPEC Gagal Mencapai Kesepakatan

23 November 2016 - Minyak Brent hentikan kenaikan saat ini dekati level $ 49 per barel terkait OPEC belum menyelesaikan kesepakatan bagaimana Iran dan Irak akan bergabung dengan kelompok tersebut yaitu berencana mengurangi produksi.

Kontrak turun 0,2 persen di London setelah naik 5,7 persen untuk tiga sesi sebelumnya. Pembicaraan pendahuluan di Wina berakhir tanpa kesepakatan bagaimana yang kedua dan produsen OPEC terbesar ketiga akan berpartisipasi dalam kesepakatan untuk mengurangi produksi mereka, menunda masalah sampai pertemuan resmi kelompok pada 30 November mendatang, dua delegasi mengatakan pada hari Selasa. Stok minyak mentah AS menurun pada minggu lalu, menurut laporan dari American Petroleum Institute industri yang didanai. Data pemerintah hari Rabu diperkirakan menunjukkan meraih gain.

Lonjakan harga minyak telah terhenti di bawah level $ 50 per barel di tengah spekulasi bahwa kurangnya kesepakatan terbuka kemungkinan bahwa Organisasi Negara Pengekspor Minyak bisa gagal untuk memangkas output pertama pada akhir September. Iran meningkatkan produksi dan Irak mencari pengecualian karena perang dengan militan Islam. Soal kedua anggota bergabung dengan kesepakatan itu sampai pertemuan di Wina pekan depan, menurut para delegasi.

Brent untuk pengiriman Januari diperdagangkan pada level $ 49,02 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, turun 10 sen, pada pukul 13:39 siang waktu Hong Kong. Kontrak naik 0,5 persen ke level $ 49,12 per barel pada hari Selasa. Minyak acuan global yang diperdagangkan pada premium dari $ 1,09 untuk West Texas Intermediate (WTI).

WTI untuk pengiriman Januari kehilangan 10 sen ke level $ 47,93 per barel di New York Mercantile Exchange. Harga minyak WTI turun 21 sen ke level $ 48,03 pada hari Selasa. Total volume perdagangan sekitar 27 persen di bawah 100-hari rata-rata.

Sumber : Bloomberg